Gallery

U and I part 2

myungzy

Author : Numi
Main Cast : Kim Myungsoo, Bae Suzy
Genre : Family, Friendship —
Rating : PG-15
Type : Chapter

Semua cerita, karakter, setting, alur dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta , atau produser dari media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Myungsoo, Bae Suzy, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

DON’T BE SILENT READER

Happy Reading ^^

Ia menundukkan kepalanya “Hiks kalian tidak tau bagaimana perasaanku sekarang. Ku mohon untuk hari ini saja jangan bertingkah seperti ini” lanjutnya sambil menangis. Jiyeon dan Soo Jung saling menatap.

“Ada apa dengannya?” tanya Jiyeon tanpa suara.

Soo Jung menggelengkan kepalanya “Molla” jawabnya juga tanpa suara.

“Aku akan menikah hwaaaa” teriak Suzy dan tangisnya pecah seketika.

“Mwo?!” Jiyeon dan Soo Jung terduduk di lantai seketika.

@@@

PART 2

“Hah” Suzy, Jiyeon dan Soo Jung menghela nafas bersamaan. Mereka sekarang sedang berada di atap gedung sekolah. Hening. Suasana yang tergambar saat ini. Masing-masing masih sibuk dengan pikirannya. Sejak tadi Suzy masih menangis tanpa henti hingga kedua sahabatnya meminta ijin kepada Song Ssaem dengan alasan yang konyol.

Flashback

Saat Suzy menangis kencang bersamaan dengan bel masuk berbunyi. Semua siswa memasuki kelas mereka dan menatap aneh kepada mereka bertiga.

Seseorang menghampiri ketiganya “Apa kalian sedang bermain drama?”namun Jiyeon dan Soo Jung masih diam mematung sementara Suzy masih menangis sesenggukkan.
“Yak!” bentak namja yang bernama Seung Ho geram karena tidak ada yang menjawab pertanyaannya.

Pintu terbuka dan masuklah seorang Yeoja berumur 30an “Ada apa ini?” tanya Song Ssaem saat melihat murid-muridnya menggerombol di bangku suzy. Dia pun mendekat dan sedikit kaget saat melihat Suzy berada diantara Jiyeon dan Soo Jung yang menangis sementara lainnya mematung.

“Aigoo, ada apa sebenarnya ini” ucap Song Jihyo. “Semuanya kembali ketempat masing-masing” bentaknya.

Suzy menatap Song Ssaem dan air matanya mengalir semakin deras.

“Bae Suzy, Jung Soo Jung, Park Jiyeon bangunlah” ucapnya sambil menepuk ketiga bahu haksaengnya.

“Cepat jelaskan apa yang sebenarnya terjadi, kalian bertiga menunda waktu untuk ulangan arra”

Semua siswa di belakang Song Jihyo tersenyum senang ada juga yang berjoget ria.

Soo Jung membuka suara “Mianhae Ssaem, hari ini kucing milik Suzy yang bernama Merong meninggal. Jadi dia menangis dan kami berdua” sambil menunjuk dirinya dan Jiyeon “ ikut bersedih” sambungnya. Suzy dan Jiyeon kaget kemudian menatap Soo Jung.

Song Jihyo menghela nafas kasar.

“Apa kami bertiga boleh ijin ke ruang kesehatan saat ini?” tanya Jiyeon

End Flashback

Sampailah mereka di atap gedung ini dan bukanlah ruang kesehatan.

“Eotthoke? Jiyeon-ah, Soo Jung-ah” rengek Suzy.

Ketiganya kini sedang berada di tepi gedung sambil menatap lapangan sepak bola di bawahnya. Angin bertiup cukup kencang hingga menerbangkan rambut panjang ketiganya.

“Bagaimana kau bisa menikah, punya namjachingu saja tidak. Memangnya kau akan menikah dengan siapa?” kata Jiyeon.

“Bukankah kau juga belum pernah berpacaran ?” sambung Soo Jung.

Suzy hanya diam saja. Ia sekarang juga sedang memikirkan hal ini.

“Ini semua gara-gara eomma hwaaaaa” teriak Suzy sambil menghentakkan kakinya.

Jiyeon dan Soo Jung saling menatap “Kenapa dengan eomma mu eoh?” tanya Jiyeon dan diangguki Soo Jung.

“Eomma mengikutkanku dalam biro jodoh” kata Suzy sambil menaruh kedua tangannya di pipi merahnya karena terpaan angin.

“Mwo? hahaha” kedua sahabat Suzy tertawa terbahak-bahak saat mendengarnya.

“Astaga Suzy-ah, hahaha” Jiyeon masih tak bisa menahan tawanya. Sementara Soo Jung sudah memegang perutnya yang kram.

Suzy mendengus kesal dan memandang sebal mereka. Bagaimana bisa saat ia dalam kesulitan seperti ini kedua sahabatnya malah menertawakannya.

“Berhentilah tertawa “ ucap Suzy dengan nada dingin.

“Ya Bae Suzy kau tidak pantas dengan suara sepert itu” kata Soo Jung meledek.

Suzy lagi-lagi mendengus kesal dan memukul kedua sahabatnya “Berhentilah menertawaiku” teriaknya.

“Suzy-ah appo” ucap Jiyeon sambil mengusap tangannya yang terkena amukan Suzy.
“Apa kalian tidak
peduli kepada temanmu yang akan menikah ini eoh?”

Soo Jung tidak tahan dengan perkataan Suzy. Bagaimana bisa orang yang berada di biro jodoh langsung menikah, bukankah sebelum menikah itu mereka perkenalan lebih dahulu. Jika cocok baru menikah. Astaga, pikiran temannya yang satu ini sangat dangkal batinnya.

Ia membalas memukul Suzy “Ya Bae Suzy, bagaimana kau bisa berpikir jika kau mengikuti biro jodoh maka kau akan menikah eoh? Pikiran dari mana itu”

Suzy menatap kedua sahabatnya yang saat ini meminta penjelasan darinya. Astaga Bae Suzy kenapa kau bodoh sekali batinnya sambil memukul kepalanya.

“Kau memang payah dalam urusan asmara Suzy-ah” kata Jiyeon sambil mencubit pipi Suzy.

Jiyeon memegang kedua bahu Suzy “Baiklah Suzy kau dengarkan penjelasan kami ne. jika seseorang itu mengikuti biro jodoh itu sebelum menikah ada tahapannya. Pertama mereka harus mengenal satu sama lain terlebih dahulu. Kedua jika cocok maka mereka akan menjalin hubungan hingga akhirnya baru menikah. Jadi kau tidak usah takut, arraso”. Suzy hanya diam mendengar penjelasan sahabatnya ini. Ia mulai paham dan berusaha untuk tidak terlalu cemas.

“Ceritakan kepada kami bagaimana bisa eomma mu mengikutkanmu ke biro perjodohan itu” kata Jiyeon.

“Eomma aku pulang” ucap Suzy saat memasuki rumahnya.

Seorang yeoja yang memakai apron keluar dari arah dapur “Uri ttal (anak perempuan) sudah pulang eoh” ucapnya sambil mengusap kepala anak tunggalnya.

“Cepat ganti bajumu dan mandi setelah itu makan malam ne”

“Ne eomma”

Dentingan alat makan terdengar di meja makan minimalis itu karena belum ada yang membuka suara.

“Suzy-ah, Eomma mengi…..” perkataannya terpotong oleh seorang namja yang langsung memasuki ruang makan “Imo annyeong” . Nyonya Bae menghela nafasnya. Tanpa permisi namja itu langsung duduk di samping Suzy.

Suzy menatapnya dengan sebal “Ya Ho Won oppa , kau kira ini rumahmu. Seenaknya saja masuk tanpa permisi dan sekarang kau dengan percaya dirinya duduk di sampingku” katanya ketus.

“Suzy-ah jangan memanggilku Howon. Panggil aku Hoya, Hoya” ulangnya penuh penekanan.

“Tsk” Suzy hanya mendesis.

Nyonya Bae memandang mereka sambil geleng-geleng. “Aigoo kalian ini jika bertemu pasti selalu bertengkar”

“Lihatlah perilakunya Eomma, sangat tidak sopan” kata Suzy sambil mendelik.

Hoya memasang wajah aegyo kepada nyonya Bae “Wae, inikan rumahku juga. Iyakan Imo”

Nyonya Bae tersenyum sambil mengangguk melihat keponakannya ini.

“Imo, aku disuruh Eomma mengambil buku resepnya yang Imo pinjam” kata Hoya kemudian.

Nyonya Bae bangkit dari tempat duduknya menuju ke dapur. “Ini Hoya-ah, katakan pada Eomma mu Imo sangat berterima kasih” kata Nyonya Bae saat menyerahkan pada Hoya.

“Ne Imo, memangnya Imo tadi mencari resep yang mana?” tanya Hoya sambil membuka resep masakan itu. Selembar kertas jatuh ke lantai dan berada di dekat kakinya. Hoya pun memungut kertas itu.

“Imo ini apa?” tanya Hoya penasaran dan siap untuk membukanya.

Nyonya Bae terdiam kemudian berteriak “Jangan dibuka!”

Namun nasi sudah menjadi bubur. Hoya sudah membukanya. Matanya melotot dan tawanya meledak.

“Hahaha, ya Bae Suzy apa kau sudah tidak laku eoh?”

Suzy tak menjawab dan mendekati Hoya. “ Memang ini apa oppa?” kata Suzy kemudian merebutnya dari Hoya.

“Aaaaaaa, Eomma” teriak Suzy. Ia sangat kaget jika namanya tercantum dalam daftar peserta biro jodoh. “ Ini apa eoh? Kenapa namaku ada di sini?” kata Suzy meminta penjelasan nyonya Bae.

“Ya ini salahmu juga Suzy-ah”

“Kenapa Eomma menyalahkanku. Memangnya apa yang aku perbuat?” ucap Suzy tak terima karena disalahkan Nyonya Bae.

“Eomma mengikutkanmu ke biro jodoh karena eomma khawatir kau akan menjadi perawan tua karena selama ini kau tak pernah sekalipun berkencan Suzy-ah” kata Nyonya Bae dengan suara yang sedikit memelan.

Hoya hanya memandang keributan ibu dan anak ini sambil tersenyum “Keluarga yang lucu” batinnya.

Suzy berjalan mendekati Nyonya Bae. “Lalu kenapa eomma menulis tujuan mengikuti ini untuk menikah eoh?” ucap Suzy sambil menunjuk isi yang tertera pada kertas itu.

“I..itu karena eomma ingin kau segera menikah” kata Nyonya Bae sambil menghembuskan nafasnya.

“Mwo! Astaga Eomma, aku ini masih SMA” kata Suzy frustasi kemudian meninggalkan ruang makan itu dan menuju ke kamarnya. Aku pasti gila jika memiliki Eomma seperti ini batin Suzy sambil meremas kasar rambutnya.

@@@

“Ya lepaskan aku” teriak Myungsoo saat tiba-tiba ditarik keluar beberapa namja bertubuh kekar dari swalayan . Kemudian mereka memasukkan Myungsoo ke dalam mobil sedan hitam. Di dalam mobil Myungsoo masih berteriak dan memberi perlawanan kepada kedua namja kekar yang berada di sampingnya. Tak berapa lama mobil itu pun memasuki pelataran rumah yang sangat mewah.

Myungsoo keluar dari mobil itu masih dengan ditarik-tarik. “Ya kubilang lepaskan aku” teriak Myungsoo saat menginjakkan kakinya di rumah nan mewah itu. Suaranya yang kencang terdengar dari berbagai sudut ruangan.

Kraaak. Suara pintu terbuka dari salah satu pintu yang berada di ujung.

“Ya anak nakal! Suaramu itu mengganggu tidur siangku” seru seorang namja berjalan sambil membawa tongkatnya.

“Ha..ha..harabeoji” kata Myungsoo dengan suara terbata-bata.

TBC

Eottae? Aduh ceritanya semakin absurd. Di part 2 ini aku lebih fokus sama Suzy soalnya di part 1 fokusnya udah sama Myungsoo. Harap komen ya, soalnya itu buat penyemangat author. Jika banyak yang kasih komen akan aku usahain cepet buat next partnya. Akhir kata BOW .

Advertisements

55 thoughts on “U and I part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s