. . . . JOURNEY PART 10 (LAST PART)

JOURNEY PIC 2

Title : Journey

Cast : Bae Suzy, park jiyeon, jung soo jung, kang min hyuk, Kim Myung Soo, yoo seung ho

Other Cast : _¿_

Scriptwriter : bluebyta

Genre : friendship, Romance

Rating : PG 15

Lenght : Chaptered

NB : tulisan bercetak tebal adalah Myung Soo, tulisan bercetak miring adalah flashback

Disclaimer : cerita ini merupakan karya dan hak milik penulis akan tetapi tokoh dalam cerita merupakan milik orang tua dan agensi masing-masing. Tidak ada pelanggaran yang dimaksudkan dalam penggunaan tokoh selain untuk cerita.

***

“bagaimana ini soo jung-ah?” rengek jiyeon

“tunggu sebentar lagi. Setidaknya kau bisa membuka matamu” balas soo jung sambil memindah kantung es dari mata kanan jiyeon ke mata kiri

“tapi ini sangat bengkak. Aku tak mau keluar dengan mata seperti ini”

Suzy yang mendengar perdebatan kedua sahabatnya itu tersenyum “ada apa denganmu park jiyeon? Sebelumnya kau bahkan tak peduli dengan penampilanmu. Kau bahkan tak menata rambutmu jika soo jung tidak melakukannya. Lalu sekarang, apa yang terjadi?”

Soo jung mengangkat kantung es-nya “benar juga. Ada apa denganmu?”

“tidak apa-apa. Hanya saja aku tak pernah memiliki mata bengkak seperti ini. ini sangat mengganggu” bohong jiyeon

Suzy ber aaahhhh panjang seolah menerima alasan jiyeon. Tapi yeoja itu tahu benar kalau sahabatnya sedang menyembunyikan sesuatu “tapi jiyeon-ah, kurasa kau sekarang benar-benar dekat dengan yoo seung ho eoh?”

Jiyeon berdecak “baiklah bae suzy. Aku tak bisa menipumu”

“mwo? Jadi kau menipu?” bentak soo jung

Jiyeon tersenyum “tapi aku bisa menipunya” ucap jiyeon saambil melihat suzy dengan sebelah matanya. Soo jung menekan kantung es-nya di mata kiri jiyeon “kau menyebalkan park jiyeon”

“ahhh, baiklah, baiklah, aku tak akan menipumu lagi soo jung-ah, yagsog”

“jadi? Bagaimana dengan yoo seung ho?”

Jiyeon tampak berpikir “emmm, dia menyatakan perasaannya padaku beberapa hari yang lalu.”

“mwo?” teriak suzy. Tapi tidak dengan soo jung “aku sudah menduganya”

“lalu apa yang kau katakan?” lanjut suzy

“tentu saja aku tidak menerimanya. Kita sedang bertengkar waktu itu. Aku tak bisa memikirkan hal lain. Apa lagi memikirkan pernyataan seung ho”

“aiiissshhh babo yeoja” kata suzy dan soo jung bersamaan

***

Terdengar suara pintu diketuk. Jiyeon dengan santai berjalan ke arah pintu dan membukanya. Tapi hal itu berhasil mengagetkan myungsoo dan min hyuk yang berdiri di balik pintu. Pasalnya jiyeon membuka pintu sambil memegangi kantung es yang masih mengompres mata kanannya

“ada apa?” tanya jiyeon

“dimana soo jung?” tanya min hyuk

“dia sedang mandi”

“kalau suzy?” tanya myungsoo

“sedang mengurus dokumen. Dua orang namja, pukul delapan pagi, berada di depan kamar yeoja dan menanyakan mereka. Ada apa dengan kalian?”

“apa? Aku hanya memastikan suzy mengurusi dokumen-dokumen itu” jawab myungsoo. Benar-benar alasan yang tak kreatif.

“dia menipumu. Dia mungkin merindukan bae suzy” ledek min hyuk yang kemudian mendapat jitakan dari myungsoo “katakan saja yang sebenarnya” kata min hyuk kemudian memalingkan wajahnya ke jiyeon “Aku kesini mencari yeojachinguku. Jung soo jung”

“mwo?” jiyeon berteriak sambil menjauhkan kantung es dari matanya “kalian pacaran? kau bercanda?” ucapnya sebelum membanting pintu dan meneriaki soo jung yang masih di dalam kamar mandi.

***

Aku dan suzy mengantar min hyuk, soo jung dan jiyeon ke bandara. Kurasa ada masalah lagi di antara ketiga yeoja itu. Park jiyeon terus saja diam dari tadi.

“jiyeon-ah berhentilah cemberut. Kau akan cepat tua” kata suzy

Jiyeon terlihat sebal kemudian mendengus “sekarang aku akan benar-benar menerima tawaran seung ho” ucapnya

Soo jung dan suzy tersenyum “itu lebih baik” kata mereka sambil tetap tersenyum dan jiyeon juga ikut tersenyum

“apa yang ditawarkan seung ho?” tanyaku

“bimil” ucap ketiga yeoja itu bersamaan. Aku hanya bisa berdecak. Mendebat mereka sama saja cari mati. Terakhir kali aku mendebat mereka, suzy dan jiyeon jadi saling membenci, meskiun itu bukan 100% salahku.

“baiklah, aku tak akan bertanya pada kalian lagi” jawabku “aku sama sekali tak mendapat jawaban. Lebih baik kalian pergi sekarang. Aku dan suzy juga harus bekerja”

“lihatlah itu, kau marah eoh? Bahkan kau mengusir kami” kata min hyuk

Dia benar-benar menyebalkan, aku mulai jengkel padanya “baiklah, sepertinya kita harus pergi sekarang chagi. Sebelum seseorang menerkam kita” kata min hyuk pada soo jung. “Baiklah, pergilah kalian semua, kalian membuatku naik darah.” batinku

Mereka bertiga sudah cukup jauh, aku mengajak suzy untuk kembali ke hotel mengingat ada banyak dokumen yang belum diselesaikan. Belum genap lima langkah kami berjalan menjauh, terdengar suara min hyuk dari kejauhan “ya! Bae suzy” aku dan suzy menoleh “kim myungsoo menyukaimu” teriaknya

Aisshhh sial. Apa yang orang bodoh itu lakukan. Mau ditaruh dimana mukaku. Aku segera melangkah pergi sambil mengutuk kang min hyuk yang tak bisa menjaga mulutnya. Bagaimana bisa aku punya sahabat sepertinya.

***

“apa kau serius dengan yang kau katakan?” tanya soo jung pada min hyuk saat ada di dalam pesawat

“eoh”

“bagaimana bisa?”

Flashback

Myungsoo menendang kaki min hyuk “ahhh appo” teriak min hyuk

“aku datang kemari mencarimu dan kau pergi ke amerika. Itu pasti karena jung soo jung” ucapan myungsoo disambut cengiran oleh min hyuk “sahabat macam apa kau ini?” cibir myungsoo sambil masuk ke kamarnya.

Min hyuk mengikuti myungsoo dari belakang “ada apa dengan mereka sebenarnya?”

“entahlah, aku tak terlalu mengerti dengan keadaannya. Tapi mereka bertengkar sekitar seminggu yang lalu saat di korea. Aku merasa sedikit bersalah karena hal itu”

“kenapa kau yang merasa bersalah kalau mereka bertengkar”

Myungsoo memandang min hyuk “mereka bertengkar setelah aku mengatakan mengenai agenda perusahaan dan membagi mereka”

“aaahhh, sepertinya persahabatan mereka sangat erat”

Myungsoo menganggukkan kepalanya “sepertinya begitu. Tapi saat park jiyeon menyetujui dipisah, suzy terlihat sangat marah. Dia mengatakan sesuatu yang tak ku mengerti. Kau tau dia benar-benar menakutkan saat itu. Tapi kemarahannya seperti memiliki karisma. Dia punya daya tarik saat sedang serius dan marah seperti itu”

Min hyuk mengangkat sebelah alisnya “kau menyukainya?”

“eoh” jawab myungsoo tanpa sadar karena terhanyut dalam pikirannya

“aaahhhh”kata min hyuk mengerti

“apanya yang aahh?”tanya myungsoo setelah sadar

“aigoo, kau tak sadar kalau kau baru saja mengakui perasaanmu”

Myungsoo menatap min hyuk “benarkah?” min hyuk mengangguk “aiisshhh, jangan katakan ini pada siapapun. Berjanjilah” kata myungsoo yang dibalas senyuman oleh min hyuk

Flashback end

***

Setelah perkataan kang min hyuk di bandara, dalam 5 hari setelahnya, hampir setiap waktu di luar jam kerja suzy bertanya pada myungsoo “apa kau menyukaiku?” tapi tak sekalipun myungsoo menjawab pertanyaan suzy. Dia pasti akan selalu mengalihkan pembicaraan jika suzy mulai menanyakan hal itu.

Suzy tak habis pikir kenapa ada namja yang memiliki gengsi sangat tinggi untuk hanya menyatakan perasaan. Dia mengakui, pandangannya tentang myungsoo tak buruk sama sekali. suzy juga tak tau apa yang harus dia jawab kalau suatu saat nanti myungsoo benar-benar mengatakan kalau dia menyukai suzy. Tapi yang jelas, saat ini hati suzy benar-benar merasa tergelitik karena ingin tau kebenaran perasaan myungsoo.

***

Dua hari lagi deadline agenda tahunan. Mereka harus berkumpul di swiss lusa. Tapi suzy tak khawatir akan hal itu. Karena pekerjaannya sudah selesai sejak lima hari yang lalu. Sudah berhari-hari suzy terus saja berada di dalam kamarnya. Rencana liburannya batal. Pertama karena soo jung dan jiyeon tak bisa ikut bersamanya. Kedua, karena suzy merasa ada yang aneh dengan diri dan perasaannya akhir-akhir ini setelah mendengar perkataan min hyuk.

Beberapakali suzy pergi ke kamar myungsoo. Suzy mengetuk berulang kali tapi selalu tak ada jawaban. Sementara myungsoo selalu saja uring-uringan sambil mondar-mandir di dalam ruangan dan semakin frustasi setiap pintu kamarnya diketuk. Dia tak berani membuka pintunya, karena dia tau itu pasti suzy. Dan yeoja itu pasti akan bertanya ‘apa kau menyukaiku?’. Ingin sekali rasanya myungsoo mengatakan ‘iya, aku menyukaimu’ tapi tidak bisa. Entah kenapa, tapi sulit sekali baginya mengakui hal itu.

Suzy memutuskan menghubungi soo jung dan jiyeon lewat chating group

Suzy

Apa kalian sibuk?

Soo jung

Aku sedang istirahat makan siang. Ada apa?

Jiyeon

Aku sudah selesai dengan pekerjaanku. Ada apa?

Suzy

Apa kau yakin dengan yang dikatakan min hyuk soo jung-ah

Soo jung

Tentu. Dia tak mungkin berbohong padaku

Suzy

Lalu apa yang harus kulakukan padanya? Dia tak mau mengaku.

Jiyeon

Apa kau yakin ingin tau suzy-ah? Apa kau juga menyukainya?

Suzy

Molla. Aku hanya ingin tau

Jiyeon

Jangan seperti itu suzy-ah. Kau memaksanya mengakui tapi jika akhirnya kau tak menerimanya itu sama saja kau melukainya. Seung ho bilang myungsoo belum pernah dekat dengan yeoja.

Soo jung

Benarkah? Aku belum tanyakan itu pada min hyuk

Suzy

Apa tak bisa tidur karena dia, bisa jadi alasan kalau aku menyukainya?

Soo jung

Mungkin

Jiyeon

Bisa jadi

Suzy

Lalu bagaimana ini?

Soo jung

Yakinkan saja perasaanmu dulu

Suzy

Bagaimana caranya?

Jiyeon

Coba pikirkan sendiri suzy-ah. Ini masalah perasaan pribadimu. Kami tak tau bagaimana perasaanmu padanya

 

Suzy melempar ponselnya sembarangan dan pergi ke kamar myungsoo. Dia hendak mengetuk pintu tapi kemudian ragu. Dia tak tau mau berbuat apa. Suzy meyakinkan diri. Entah apa yang akan terjadi, biarlah terjadi.

 

Suzy hendak mengetuk pintu saat pintu kamar myungsoo terbuka. keduanya terkejut satu sama lain. Tak ada kata-kata yang keluar dari mulut suzy maupun myungsoo. Hanya saja mata mereka yang saling bertemu, seakan sedang mengambil kendali.

Suzy tak berani bernafas. Dia merasakan jantungnya berdegup kencang. Tangannya mulai dingin. Suzy mencoba mengembalikan kesadarannya dan buru-buru masuk ke kamarnya. Meninggalkan myungsoo yang mematung sambil berusaha mengatur detak jantungnya.

***

Suzy tidak bisa tidur semalaman. Dia sibuk dengan jantungnya yang tak berdetak normal. Yeoja itu duduk di samping ranjang dengan dagu yang diletakkan di tempat tidur. Dia tak pernah merasahan hal seperti ini seumur hidupnya. Suzy berpikir keras. Apakah dia benar-benar menyukai kim myungsoo?

“astaga, aku tak tau aku suka padanya atau tidak.” Ucap suzy sambil mengacak rambut panjangnya frustasi. “ahhh, iya, aku tau” katanya, kemudian bangkit berdiri. Mencari-cari dimana dia tadi meletakkan ponselnya.

“mungkin ini bisa membantu” suzy membuka google dan menuliskan ‘ciri-ciri orang jatuh cinta’ di search engine. Mungkin ini hal terkonyol yang dia lakukan seumur hidup. Tapi dia tak punya ide lain.

  1. Jika kau jatuh cinta, jantungmu akan berdetak lebih cepat saat berada di samping orang yang kau sukai.

“jantungku bahkan masih berdetak tak normal meski sudah tak disampingnya”

  1. Jika kau jatuh cinta, kau akan terus memikirkan orang yang kau sukai

“apa aku memikirkannya? Tentu saja, aku bekerja untuknya dan dia ada di sana, hanya berjarak tiga langkah dari pintu kamarku. Bagaimana bisa aku tidak memikirkannya”

  1. Jika kau jatuh cinta, kau tidak akan bisa tidur dengan tenang saat malam hari.

“Jangankan tidur tenang, aku bahkan tidak bisa tidur sama sekali. Arrrggghhh” suzy lagi-lagi melempar ponselnya. Menimbun dirinya dengan selimut. Berharap bisa tidur tenang malam ini.

***

Suzy bangun pukul 10 pagi. Dia baru bisa tidur pukul 4 pagi padahal dia sudah mencoba tidur sejak pukul 9 kemarin. Dia mencari-cari ponselnya. Sebuah pesan dari kim myungsoo

Aku ke amerika, ada sedikit masalah di sana

Yeoja itu menghela nafas. Meletakkan ponselnya dan pergi ke kamar mandi.

Seusai mandi, suzy memilih berjalan-jalan keluar. Dan disinilah dia, duduk di taman dekat hotel. Suzy duduk di bangku taman, sambil memandangi bunga-bunga yang ada di sekelilingnya. Indah, tapi tak bisa membuat suzy senang. Yeoja itu menangkup pipinya sampil memandang bunga merah yang tak jauh di depannya.

Dia menghubungi soo jung.

“Yeobseo. Soo jung-ah. Apa masalah disana sangat rumit?”

……

Suzy mengerutkan kening “kau yakin tak ada masalah? Myungsoo pergi ke sana pagi tadi”

……

“dia mungkin menemui min hyuk. Mungkin min hyuk tak mengatakan sesuatu padamu kalau terjadi masalah”

…..

“baiklah kalau begitu. Keuno”

Suzy mematikan sambungan telepon. Soo jung bilang myungsoo tak disana. Dan min hyuk sedang ada bersamanya. Berarti hanya ada satu kesimpulan, namja itu menghindarinya. Dada suzy terasa sesak. Dia ingin menangis tapi tak tau untuk alasan apa dia menangis. Tiba-tiba seseorang duduk disampingnya.

Seorang pria yang cukup tua. Mungkin seusia dengan ayah myungsoo “apa yang kau lakukan disini. Duduk menyendiri seperti orang putus cinta” tanyanya

“saya hanya sedang memandangi bunga-bunga disini”

“kau tak pandai berbohong. Biar kutebak, apa kau sedang putus cinta?”

“tentu saja tidak” ucapnya “bagaimana bisa aku putus cinta, aku bahkan tak tau apa aku sedang jatuh cinta” lirih suzy

Tapi sayangnya pria itu mendengarnya “jadi kau malah tidak tau kau sedang jatuh cinta atau tidak?”

Suzy menatap pria itu, tersenyum miris sambil mengangguk.

“apa kau memikirkan namja itu sekarang?”

“ne”

“apa kau sedih juga karenanya?”

“ne”

“kenapa?”

“sepertinya dia menghindariku”

“kau tau nona muda, kau benar-benar sedang jatuh cinta. Lebih baik kau katakan pada namja itu. Akan lebih baik bagi perasaanmu jika kau jujur padanya, lebih lagi jujur pada dirimu sendiri” ucap pria itu lalu pergi.

Perkataan pria tadi ada benarnya. Kali ini suzy yang akan menyelesaikan semuanya. Dia tak tahan lagi dengan gangguan yang menyerang hatinya. Tapi masalahnya, dimana dia bisa temukan kim myungsoo.

***

Myungsoo sedang duduk menonton tv. Tapi sebenarnya dia tak memperhatikan apa yang ada di sana. Dia sedang sibuk dengan lamunannya. Myungsoo berada di sini, kediaman keluarga kang. Dan sejak dia tiba pagi tadi, myungsoo hanya duduk di depan televisi.

“kau sekarang suka menonton drama soo-ah?” tanya kakek min hyuk

Myungsoo tersentak “eoh? Aniya” ucapnya kemudian mematikan tv “apa kau baru saja pulang dari suatu tempat paman?”

“aigoo lama sekali aku tak mendengar seseorang memanggilku paman. Sejak kau ke korea aku tak merasa muda lagi karena tak ada yang memanggilku seperti itu. Aku baru saja pergi ke hotel”

“hotel? Untuk apa?” tanya myungsoo

“hanya melihat-lihat. Apa aku tak boleh melihat tempat yang kudirikan dengan kringatku itu?”

“tentu saja boleh”

“kau tau, aku tadi bertemu seorang yeoja. dia sedang duduk sendiri di taman. Dia sangat murung. Sama sepertimu. Aku bertanya tentang beberapa hal padanya. Ternyata dia sedang jatuh cinta. Tapi yeoja itu bahkan tak tau pasti kalau dia sedang jatuh cinta. Dan sayangnya, namja yang dia cintai menghindarinya. Bukankah itu sangat menyedihkan soo-ah?” pertanyaan itu tak mendapat jawaban. Myungsoo tenggelam dalam lamunannya lagi. Yang ada di pikirannya sekarang, dia tak mau kalau sampai suatu saat suzy menjauh darinya karena myungsoo tak pernah mau bicara.

“gwenchanha soo-ah?”

Myungsoo menatap teman ayahnya yang sudah dia anggap seperti ayahnya sendiri “kurasa aku harus pergi paman” ucap myungsoo dan langsung beranjak pergi.

“kalau begitu pegilah” ucap kakek min hyuk setelah myungsoo sudah menjauh

***

Suzy baru saja selesai mandi saat pintu kamarnya diketuk. Dia bergegas membuka pintu kamar. Disana, kim myungsoo yang terengah-engah menatap suzy lekat. Namja itu masih belum bisa berkata-kata. Nafasnya serasa ingin putus karena harus naik tangga ke lantai 5. Dia tak cukup sabar untuk menunggu lift terbuka.

“aku ingin katakan sesuatu” ucap keduanya bersamaan setelah cukup lama saling diam

“biarkan aku katakan dulu” ucap suzy

“ani,,ani aku akan katakan dulu” balas myungsoo

“biar ak..” myungsoo membekap mulut suzy

“biar aku katakan dulu. Aku mencintaimu suzy-ah. Aku, kim myungsoo mencintaimu bae suzy” ucap myungsoo penuh penekanan

Suzy menatap myungsoo, meyakinkan diri kalau pendengarannya masih baik-baik saja.

“sekarang, katakan yang ingin kau katakan” ucap myungsoo sambil melepas tangannya

“nado” jawab suzy

Myungsoo menghembuskan nafas lega. Dia terduduk, berlutut di hadapan suzy dengan kepala tertunduk. Myungsoo menunjukkan senyum terbaiknya. Senyuman terbaik seumur hidup. Suzy ikut berlutut. Kemudian memeluk namja di depannya.

Cukup lama, sampai myungsoo melepaskan pelukan suzy. Namja itu mematap mata suzy lekat. Lagi-lagi tersenyum kemudian menangkup pipi suzy. Sedetik kemudian, sebuah ciuman manis menyentuh bibir suzy. Hanya lima detik, tapi itu benar-benar menghanyutkan

“itu tanda bahwa kau milikku nyonya kim” ucap myungsoo

***

Soo jung dan min hyuk baru saja tiba di hotel di swiss mereka berpapasan dengan jiyeon dan seung ho

“sepertinya disini ada pesta” ucap seung ho

“mungkin saja” jawab min hyuk

Mereka baru saja mau masuk saat myungsoo dan suzy datang. Seperti wanita pada umumnya, suzy, soo jung dan jiyeon memekik saat bertemu. Mereka memeluk satu sama lain seperti lima tahun tak bertemu.

“aigoo, seperti reuni. Berhentilah saling memeluk, ada banyak tamu disini” ucap seung ho

“biarkan saja. Mereka sahabatku” balas suzy

“tapi dia yeojaku” kata seung ho

“aku bahkan bersahabat dengannya lebih lama” kata suzy tak mau kalah

“aigoo, kenapa kau mendebatku?” ucap seung ho sebal

“Ya,,,ya,,ya. Jangan memarahinya. Dia yeojaku” ucap myungsoo

“uuwwwaaaahhh. Ada yang berani menyatakan perasaan rupanya” sela min hyuk

“jinjja suzy-ah” tanya soo jung dan jiyeon yang dibalas anggukan oleh suzy “chukae” seru mereka bersamaan lalu saling memeluk.

***

“kau tak bilang kalau kita berkumpul di swiss untuk berpesta” ucap jiyeon

“memang bukan untuk itu. Tapi kemarin ahboji kesini. Dia bilang akan mengadakan pesta untuk memberitahukan pensiunnya secara resmi” jelas myungsoo

Jiyeon dan soo jung ber ‘ahh’ panjang.

“kalian dengar itu? Sepertinya kita bisa berdansa. Bersediakah kau?” ucap seung ho sambil membuka tangannya meminta jiyeon berdansa. Dan dengan senang hati jiyeon menerimanya. Kemudian diikuti soo jung dan min hyuk.

Tinggal ada myungsoo dan suzy “jadi, apa kita juga harus berdansa?”

“sepertinya begitu” jawab suzy dengan senyumannya

“kalau begitu beri aku ini” ucap myungsoo menunjuk bibir suzy

Suzy berdecak, tapi nyatanya dia melakukannya juga meski hanya sedetik. Kemudian berlari ke lantai dansa

Myungsoo menatap yeojanya dengan senyum yang terus saja mengembang “astaga, dia benar-benar tau cara membuat orang lain penasaran. Benar-benar tipeku” ucapnya kemudian menyusul suzy

Dari lantai atas tanpa disadari sepasang mata mengamati mereka.

“kau lihat itu?” ucap hae soo “sudah kubilang aku tak akan merugikan siapapun. Aku bisa melihat putraku sekarang jadi sangat dewasa dan dia mendapatkan yeoja yang luar biasa, yoo seung ho mendapatkan wanita yang baik dan sahamku di perusahaannya berkembang, kang min hyuk mendapatkan yeojanya juga. Itu imbalan karena persahabatan kita dan kesediaannya menjadi sahabat bagi putraku. Aku tak pernah bermain-main dengan prinsipku”

Sementara pria disampingnya hanya tersenyum “jadi sekarang apa?”

“setelah para orang tua berkumpul, kau bisa simpulkan apa yang terjadi” ucap hae soo sambil memandang sahabatnya itu “hahh, sekarang waktunya”

***

Seluruh pasangan menghentikan kesibukan mereka berdansa. Semua pasang mata menatap ke arah kim hae soo yang kini berdiri di podium “hari ini” ucap hae soo “aku menyatakan bahwa aku, kim hae soo, resmi melepaskan kim corp. Dan selanjutnya, kin corp akan dipimpin oleh putraku, kim myungsoo” ruangan itu riuh dengan tepuk tangan “aku berterimakasih pada semua yang telah bekerja sama dengan kim corp selama aku memimpin. Dan kuharap kerja sama ini akan terus berlanjut” ucap hae soo

“selanjutnya, aku mengundang kalian semua yang hadir disini secara resmi, untuk kembali lagi ke tempat ini, 2 minggu dari sekarang untuk menghadiri pesta pertunangan putraku, putra keluarga kang dan putra mendiang keluarga yoo”

“MWO???” teriak ketiga pasangan yang ada di antara tamu undangan. Tapi suara mereka tersamarkan oleh riuh tepuk tangan dari tamu undangan.

“dia belum berubah, masih saja penuh kejutan” ucap kakek min hyuk lalu berlalu meninggalkan ruangan itu.

THE END

 

Advertisements

28 thoughts on “. . . . JOURNEY PART 10 (LAST PART)

  1. Daebbak
    aku acungin jempol deh buat appa.a myungpa
    dia benar” penuh kejutan
    dan smw rencananya ternyata menguntungkan banyak pihak keke
    dan smw ini akhirnya berakhir dengan Happy Ending yey~
    next ffnya ditunggu author Fighting

    Like

  2. Happy ending 😀
    Suka sama kata2 Myungsoo yg bilang kalau Suzy tipenya, sweet banget sih mereka 🙂
    Gomawo author udah buat cerita yg sangat menarik, ditunggu ff Myungzy karya author lainnya 🙂

    Like

  3. yeyy nongol” langsung ngepost 2 chapter dan end
    yayayaya unnie kenpa ngak dibikin aja sampai tunangan ,nikah,punya anak ,punya cucu,punya cicit,punya coco dan samapi seterusnya. kenapa end disini pdhl moment myungzynya blm ada *cumadikit nnt ada squelnya dong un nenenene gumawo ff yg menghibur ini

    Like

  4. yeahh happy endinggg kerennn…..
    ayahh nyaa myung penuhh kejutann yaaaa…
    next ff akann selaluu akuu tunggu yaaaa hahahah
    u and I jg kerenn thorr akuu sukaa bangett wkkwjw bisa ngilangin penatt kaloo bacaa nyaaa

    Like

    • Makasih udah baca dan ninggalin komentar. U and I emang bagus. Aku aja [bluebyta] kalau baca juga senyum” sendiri. Itu authornya numi, emang spesialisasinya dia banget kalo nulis genre romance. Sekali lagi makasih.

      Like

  5. Happyyy end…
    Ya ampun gemes >,< !! Knpa suzy lama bgt bru sdar sma prsaanx sndri dan myung oppa lama bgt nytkn cintax.hedehhhh
    Omoo,,, mrka tunangan !! Hbis to nikah deh.

    Like

  6. rencana mak comblang kim hae soo berhasil dan berakhir dgn pertunangan ketiga pasang anak muda yg akan diadakan 2 minggu lg. aigoo pertunangan yg bahkan tdk diketahui oleh pasangan yg akan bertunangan itu sendiri. ckck dasar orang tua selalu punya rencana sendiri yg tak terduga.

    Like

  7. myungnya ngakuin perasaannya aja pakek ada acara suzynya curcol ke haraboejinya minhyuk dulu :/
    tapi gpp dah asalkan tetep nyatain ke suzy 😀
    aigoo…
    akhirnya ketiga2nya bakal tunangan 😀

    Like

  8. ahhhh
    myungsoo 11 12 ama minhyuk,, gak ada romantis2nya,, masa suzy hampir nyatain duluN..
    ditunggu new ff myungzynya
        Λ___Λ
       (・∀・)
     | ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄|
    _0Semangat!! 0
    /|______|\

    Like

  9. Appa nya Myung benar2 penuh kejutan, rencana…dan rencananya benar2 saling menguntungkan. Hehe…… Chukea utk ketiga pasangan yang berbahagia… Ff yang bagus… Sahabat+rekan kerja= besanan hehe….

    Like

  10. Mereka akan bertunangan di hari yg sama, menikah jga pasti akan di laksanakan bersama. Bisa saja nanti anak2 mereka akan lahir bersamaa, dan akan bersahabat seperti orng tua mereka 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s