. . . . CRIME PART 2

cats 2

Title : Crime

Main Cast : Bae Suzy, Kim Myungsoo

Other Cast : infinite, kang ha neul

Scriptwriter : bluebyta

Genre : Action, —

Rating : PG 17

Lenght : Chaptered

Disclaimer : cerita ini merupakan karya dan hak milik penulis akan tetapi tokoh dalam cerita merupakan milik orang tua dan agensi masing-masing. Tidak ada pelanggaran yang dimaksudkan dalam penggunaan tokoh selain untuk cerita.

happy reading and sorry for typo

***

Tak seperti biasanya, kali ini hoya terus saja memasang wajah masam dan mengabaikan apapun yang ada di sekelilingnya. dia mengabaikan sungyeol yang terus saja mengekorinya dan yang lebih aneh dia mengabaikan makanan enak di depannya. itu benar-benar tak seperti hoya, tapi nyatanya itu memang hoya. Hoya yang sedang gusar karena harus satu tim dengan sungyeol. Wajah namja itu bertambah masam saat suzy dan myungsoo baru saja turun dari lantai dua

“hyung, aku berangkat. Nikmati makanan kalian” ucap myungsoo yang mendapat anggukan dari sungyeol

“jangan bicara padaku, aku membencimu” ketus hoya

Myungsoo melihat ke arah sungyeol dengan ekspresi seolah bertanya ada apa?. Sungyeol hanya mengendikkan bahu. Suzy yang berhasil membaca suasana angkat bicara “Ya oppa, kenapa kau marah?” hoya menengok dan seketika meleleh karena mendapat senyuman dari suzy “kau marah padaku karena kita tak satu tim eoh?”

Hoya menggeleng-gelengkan kepalanya cepat “ani suzy-ah. Aku sebal padanya karena merebutmu dariku” ucap hoya sambil menunjuk myungsoo

“aahhh” ucah myungsoo, suzy dan sungyeol bersamaan tanda paham “berhentilah kesal pada siapapun oppa. Setelah ini kurasa aku punya waktu untuk minum kopi” ucap suzy tetap dengan senyumnya kemudian melangkah pergi.

Hoya masih mencerna ucapan suzy dan setelah semenit kemudian “call” teriaknya senang “sepertinya aku harus menyiapkan diri dari sekarang”

Myungsoo dan sungyeol yang masih disana berdecak tak percaya. Bagaimana bisa namja itu kesal hanya karena kejadian semalam

Flashback

“aku dengannya” ucap keempatnya bersamaan. Sungyeol menunjuk hoya, Hoya menunjuk suzy, suzy menunjuk myungsoo dan myungsoo menunjuk suzy.

Sunggyu yang melihat keempat orang didepannya, akhirnya mengambil kesimpulan “kurasa sudah jelas disini. Myungsoo kau dengan su..”

“andwae” sela hoya “aku dengan suzy. Jebal hyung, aku dengan suzy. Aku butuh orang seperti dia untuk jadi rekanku. Jebal. Bahkan myungsoo sudah cukup jenius untuk bertindak sendiri” pinta hoya

Sunggyu kemudian menatap myungsoo dan suzy. Myungsoo mengendikkan bahu tanda terserah sedangkan suzy memalingkan wajahnya malas. Tapi akhirnya yeoja itu menatap sunggyu dan mengiyakan.

“baiklah, kita dapatkan timnya. Sungyeol-myungsoo dan suzy-hoya” ucap sunggyu membuat hoya tersenyum senang.

“jadi mari pikirkan rencananya” ucap namu

“aku sudah pikirkan itu. Jadi begini“ ucap sunggyu

“andwae,, ini rencananya” potong suzy dan myungsoo bersamaan. Myungsoo dan suzy memandang satu sama lain. Myungsoo mempersilahkan suzy terlebih dahulu

“kalau kalian bilang dia jenius, dan ayahnya bekerja di pemerintahan, dia pasti memiliki sistem keamanan di rumahnya. kita harus meretas sistemnya” ucap suzy

Myungsoo tersenyum. Tak menyangka kalau mereka dalam satu pemikiran “dengan meretas sistemnya, kita bisa mengintainya, memastikan dia tidak bekerja untuk orang lain. Kemudian kita bisa masuk untuk mengambil datanya” tambah myungsoo

“setelah datanya diambil, pastikan data itu disimpan dengan aman. Kalian bisa datang padanya menjelaskan kematian ayahnya dan mempekerjakan dia di pemerintahan. Mengingat dia sangat jenius” ucap suzy

“selama kami bekerja jangan ikut campur urusan kami kalau kami tak meminta.aku dan suzy akan menyusup masuk dan untuk perlindungan, biar mereka yang lakukan” Ucap myungsoo sambil menunjuk hoya dan sungyeol

“kami butuh senjata dan izin masuk ke semua tempat untuk antisipasi jika dia bekerja pada seseorang” jelas suzy

“dan pastikan aku diijinkan mengambil alih semua cctv di seoul” tambah myungsoo

Sungyeol menatap myungsoo dan suzy tak percaya “hyung, menurutmu apa mereka bertukar pikiran dengan telepati?” bisiknya pada hoya

“sepertinya begitu. Tapi yang jelas, suzy-ku memang hebat” ucap hoya

“wah, wah, wah tugas kita benar-benar diambil alih. Kita bahkan tak boleh ikut campur” ucap dongwoo

“jangan terlalu yakin dengan rencana kalain. Ha neul orang yang cukup waspada. Dan dia mudah takut pada orang asing. Kalian belum pernah melihatnya ketakutan kan? Dia bahkan menakutkan saat sedang ketakutan. Jadi jangan terlalu percaya diri dengan rencana kalian” ucap namu

“kalau begitu beri kami informasi lebih banyak tentang pribadinya” ucap myungsoo

“tunggu” sela suzy “beri tau aku, siapa orang pemerintahan yang menghubungi dan meminta kalian melakukan ini”

Namu dan dongwoo menatap sunggyu “perdana menteri” ucap sunggyu. Suzy berdecak kemudian mendesis “ini rumit” ucap suzy

“baiklah, aku menerima rencana kalian. Dan semua yang kalian butuhkan akan ada besok pagi” ucap sunggyu yang kemudian mendapat tatapan protes dari kedua rekannya “dan lagi, kita harus mengganti sesuatu. Hoya-sungyeol dan myungsoo-suzy”

“mwo?!” teriak hoya “tidak bisa begitu”

“tentu saja bisa. Mereka yang membuat rencana, jadi biarkan mereka lebih leluasa” ucap sunggyu kemudian pergi meninggalkan ruangan

Hoya meninggalkan ruangan diikuti dengan sungyeol dengan wajah masam sedangkan suzy menjadi benar-benar cerah saat meninggalkan ruangan. Tersisa myungsoo di ruangan itu yang kemudian tersenyum-senyum sendiri sambil mengangkat tangannya yang terkepal ke udara menyatakan kemenangan.

Flashback end

***

Dongwoo dan namu sedang menunggu sunggyu yang belum juga kembali. Sunggyu mengatakan dia akan bertemu perdana mentri. Sudah hampir 5 jam, ini lebih lama dari biasanya.

“hyung, menurutmu apa yang mereka bicarakan. kenapa Sunggyu hyung belum juga kembali?” tanya namu pada dongwoo

“yang jelas mereka membahas tentang misi kali ini. tapi, apa kau tak curiga pada sunggyu hyung eoh? Di misi kali ini dia mudah sekali percaya pada 4 orang itu. Dia bahkan mengijinkan mereka yang mengambil datanya. Bagaimana jika mereka malah mencurinya?”

“eoh. Itu juga yang kupikirkan sejak kemarin. Apa ada kemungkinan sunggyu hyung menyembunyikan sesuatu dari kita?” tanya namu

“aigoo. Kalian mencurigaiku eoh?” ucap sunggyu yang ternyata sejak tadi berdiri di balik pintu

“hyu…hyung” ucap keduanya bersamaan

“sejak kapan kau datang?” tanya dongwoo

“sejak kalian membicarakanku” ucap sunggyu santai sambil melepas jaketnya

“kami tidak bermaksud begitu hyung” ucap namu “tapi, apa kau memang menyembunyikan sesuatu dari kami?”

“kau bilang tidak bermaksud, tapi kau tanya juga” sunggyu menggeser posisi dongwoo dan berbaring di sofa panjang “eoh. Aku memang menyimpan sesuatu yang tidak kalian ketahui”

Dongwoo dan namu hanya diam dan saling menatap “katakan pada kami hyung. Apa kau tak percaya pada kami?” ucap dongwoo

“aniyo. Aku percaya pada kalian. Tapi yang satu ini aku tak mau beri tahukan pada kalian berdua”

“ige mwoya. Tau begitu kau tak usah beri tau kalau kau menyimpan rahasia” kesal namu “ayolah hyung, beri tahu kami”

Sunggyu memejamkan matanya “mungkin memang seharusnya aku tak memberi tahu kalian. Kalian jadi banyak tanya” sunggyu menguap lebar “belum waktunya kalian tau. Aku sangat mengantuk. Jadi, biarkan aku istirahat sebentar eoh?”

***

Myungsoo dan suzy berada di dalam mobil yang saat ini terparkir 500 meter dari rumah kang ha neul. Myungsoo sedang sibuk dengan gadgetnya sementara suzy sibuk mengamati wilayah sekitar.

Myungsoo baru saja menekan tombol ok dan saat ini sistemnya sedang meretas sistem kang ha neul saat kemudian dia melihat ke arah suzy “apa yang kau pikirkan suzy-ah?” ucap myungsoo

“jangan ganggu aku dulu oppa. Aku sedang berpikir” ucap suzy sambil terus saja mengamati lingkungan di depannya.

tempat ini tidak terletak di pinggir kota, tapi kang ha neul hanya punya satu tetangga dan sepertinya itupun juga tak berpenghuni. Suzy hampir tak mendapati satu rumahpun selain rumah tadi, 1 km di sepanjang jalan bahkan hanya ada pepohonan. Dan sekitar 500 meter dari depan rumah kang ha neul adalah sebuah pabrik yang selalu bising setiap saat. Yang suzy pikirkan adalah, rumah ini benar-benar aman dari masyarakat jika terjadi baku tembak. dan lagi, cctv di depan rumah kang ha neul itu menyisir jalanan dengan cepat dan jalan yang lurus disini membuat cctv bisa merekam jauh. Tak ada tempat sembunyi yang cukup aman untuk menyusup masuk.

Berbagai skenario untuk mencoba menyusup masuk melintas di otak suzy. Tak satupun dari skenario yang dia buat terlihat aman. Kecuali satu, semua cctv harus dimatikan, yang satu ini cukup aman tapi akan dipastikan ha neul tau kalau ada penyusup. Berarti mereka harus bergerak sangat cepat. Itu tak masalah baginya, tapi untuk anggota tim yang lain, suzy belum tau kemampuan mereka.

“hahhh” suzy menghela nafas “ini cukup rumit”

“apa sekarang aku boleh bicara?” tanya myungsoo

Suzy tersenyum menunjukkan gigi kelincinya “eoh oppa”

“aigoo, lihatlah dirimu, kau seperti kelinci saat tersenyum. Kyeopta”

“kau menggodaku oppa?” tanya suzy menaikkan sebelah alisnya

Myungsoo hanya mengendikkan bahunya sambil mengamati gadgetnya yang hampir selesai meretas “bukankah kau yang menggodaku?”

Suzy menyandarkan kepalanya di kursi “kapan aku melakukannya? Aku hanya tersenyum, apa tak boleh?” ucapnya lagi dengan senyum yang sengaja dia sunggingkan

Baru saja suzy selesai bicara, myungsoo secara tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah suzy. Sangat dekat, membuat suzy bisa merasakan hembusan nafas myungsoo menggelitik pipinya.

“oppa, apa yang kau lakukan?” tanya suzy, suara yeoja itu sedikit bergetar

Myungsoo menyungginngkan senyuman “kau menggodaku agassi. tapi kali ini bukan karena itu. Kau lihat ini?” myungsoo menunjukkan gadgetnya lewat bawah

“astaga, kurasa selain jenius, kang ha neul orang yang sangat waspada” ucap suzy. Di gadget itu, banyak sekali rekaman cctv. Rekaman dari dalam rumah, luar rumah dan 1 km di sepanjang jalan dekat rumah.

“mungkin itu salah satu cara agar dia merasa aman. Jangan lupakan kalau dia punya keterbelakangan mental. Dia mudah takut pada orang asing”

“itu benar. Tapi oppa, sampai kapan kita akan seperti ini?” ucap suzy karena sekarang dia merasa makin memanas

Myungsoo menatap mata suzy “seharusnya ini cukup untuk membuat kang ha neul tidak khawatir. Tapi aku suka seperti ini. jadi, bisakah tetap begini untuk lima menit kedepan?”

Suzy mengerjapkan matanya beberapa kali “an, aniyo”

“haaahhh, baiklah. Bagaimanapun juga aku bukan tipikal namja pemaksa” ucapnya sambil menjauhkan wajahnya. Myungsoo memegang kemudi dan melesat pergi dari tempat itu.

***

Suara pintu diketuk berulang kali itu makin membuat bising. Tapi nyatanya tiga namja yang ada di dalam sana tidak satupun yang menyahut. Hoya yang mulai kesal karena tak mendapat jawaban, akhirnya membuka pintu tanpa ijin.

“aigoo orang macam apa mereka” ucap hoya begitu membuka pintu. Pasalnya, ketiga namja yang katanya mata-mata itu tengah menikmati tidur siang “mereka benar-benar percaya pada kami eoh? Mereka menyerahkan tugas tanpa sedikitpun mengawasi. Aku jadi tak yakin mereka sungguh-sungguh. Saat ini bahkan kami lebih terlihat sedang di permainkan”

“siapa yang mempermainkanmu?” ucap sunggyu sambil tetap memejamkan mata

Hoya sedikit terlonjak “hyung, kau bangun eoh? Sejak kapan?”

Sunggyu membuka matanya kemudian duduk “lupakan saja, kenapa sejak tadi semua orang bertanya ‘sejak kapan’. Apa yang kau lakukan di sini?”

“sebenarnya aku mau pergi” ucap hoya

“pergilah” jawab sunggyu sambil memposisikan diri untuk kembali tidur

“mwo?!” lirih hoya “apa kau tak takut aku melarikan diri dan tak kembali?”

Sunggyu membuka matanya dan menatap hoya “kau mau melakukannya? Lakukanlah. Toh kau juga tak terlalu membantu di sini. Aku bahkan tak tau kelebihanmu” ucap sunggyu kemudian memejamkan matanya lagi.

“Ya, hyung, apa maksudmu” teriak hoya tak terima “aku ini bisa di andalkan, kau hanya belum tau kemampuanku. Pesonaku ini bisa menakhlukkan siapapun. Bahkan namja saja bilang kalau aku tampan. Aku cukup terkenal di kalangan wanita kaya. kau bisa cari tau tentang hal itu”

“terserah saja. Lebih baik kau lekas pergi” ucap sunggyu

Hoya berdecak sebal sambil berjalan keluar. Sementara sunggyu yang merasa hoya sudah pergi akhirnya menoleh “coba saja kau beranai pergi. akan kupastikan kau kehilangan wajah tampanmu yang kau banggakan itu” ucap sunggyu kemudian membangunkan dongwoo “ya, bangunlah” sunggyu menggoyang-goyangkan tangan dongwoo dengan kakinya

Dongwoo membuka matanya “ada apa hyung?”

“bangun dan awasi hoya. Dia bilang mau pergi. jangan sampai dia melarikan diri” ucap sunggyu lalu memejamkan matanya lagi.

***

Hoya sedang menunggu di kedai kopi. Sudah 15 menit dia menunggu tapi suzy belum juga datang. Tanpa dia sadari seorang namja sedang mengawasinya dari sudut ruangan, jang dong woo.

Setiap kali pintu kedai terbuka, hoya selalu menoleh, tapi sudah hampir 10 orang yang masuk dan nyatanya tak ada suzy. Hoya menyangga kepalanya dengan tangan dan mata terus mengarah ke pintu. Orang ke 14 yang masuk, dan itu suzy. Senyum hoya mengembang. Tapi kemudian hilang karena ada myungsoo yang mengekor di belakangnya.

“kenapa kau ikut?” tanya hoya pada myungsoo

Myungsoo tersenyum “aku tidak ikut hyung. Memang dari tadi aku bersamanya”

“kalau begitu kau duduk di kursi lain” ketus hoya

Myungsoo menatap suzy. Yeoja itu hanya tersenyum. Dan hal itu membuat myungsoo sedikit kesal. Myungsoo berdecak kemudian duduk di kursi yang ada di belakang hoya.

“kau lama menunggu oppa?” tanya suzy

“tidak jika untukmu” ucap hoya

Suzy hanya tersenyum, meskipun sebenarnya dia sedikit mual menghadapi namja seperti hoya

“kopi apa yang kau sukai?”

“aku suka semua kopi” ucap suzy. Hoya memanggil pelayan dan memesan 2 cangkir kopi. Sembari membiarkan hoya memesan, mata suzy tak bisa beralih dari namja di belakang hoya. Begitu juga myungsoo, yang sedari tadi tak memalingkan mata dari suzy. Tatapan suzy sedikit terganggu dengan gerak-gerik mencurigakan di sudut ruangan di belakang myungsoo. Suzy sedikit tersenyum. Yeoja itu tau benar, namja yang ada di sudut runagan itu adalah jang dong woo.

“oppa, kurasa kau memiliki banyak penggemar” ucap suzy pada hoya

“tentu saja. Bukankah terlihat jelas kalau aku ini tampan?”

Suzy mengangguk sambil tersenyum “sepertinya namja juga menyukaimu”

“memang benar. Banyak namja yang mengatakan aku tampan. Tapi kurasa lebih banyak lagi yang iri padaku” ucap hoya

Dua cangkir kopi baru saja tertata manis di hadapan suzy dan hoya. Suzy meminum sedikit kopinya sementara telinganya mendengar celotehan hoya. Tapi mata suzy menatap lurus ke arah dongwoo. Apa yang sebenarnya namja itu lakukan batin suzy.

Myungsoo yang menyadari ke arah mana tatapan suzy akhirnya menoleh. Dengan mudah namja itu menyadari kalau jang dong woo ada di sana. Myungsoo memalingkan matanya menghadap suzy dan mencoba menerka apa yang dipikirkan yeoja itu.

Suzy masih sibuk memikirkan apa yang dilakukan dongwoo sampai sebuah pemikiran melintas di otaknya. Suzy menegakkan kepalanya

“oppa, aku harus bertemu sunggyu oppa” ucapnya pada hoya kemudian beranjak pergi.

Melihat suzy pergi, myungsoo bergegas meraih kunci, sementara hoya yang melihat myungsoo bergegas mengikuti suzy baru sadar kalau seharusnya dia segera bangkit dan mengantar suzy. Hoya berlari mencoba menyusul tapi sayangnya mobil myungsoo sudah melesat jauh bersama suzy di dalamnya.

***

Namu baru saja bangun, dia bangkit berdiri untuk pergi ke dapur. Sementara sunggyu yang sudah bangun dari tadi, 5 menit sebelum namu, duduk malas di kursinya sambil membolak-balik buku catatannya.

“kau mau kopi hyung?” tanya namu

“eoh. Jangan terlalu manis” ucap sunggyu tanpa mengalihkan pandangannya

Namu berjalan ke arah pintu. Baru saja dia memegang daun pintu, tapi pintu sudah terbuka dengan kasar. Disanalah suzy dan myungsoo berdiri.

“aku ingin bicara denganmu oppa” ucap suzy menata sunggyu

Sunggyu tak mengalihkan pandangannya dari buku catatan “nado. Kemarilah.” Sunggyu melihat ke arah mereka “Kurasa kau sudah menyadari sesuatu. Myungsoo, kau juga masuk. Namu, buatkan aku kopi dan makanan. Sekarang aku merasa lapar” ucapnya sunggyu pada namu yang terlihat penasaran “dan satu lagi. Jangan biarkan orang lain masuk dulu sebelum mereka berdua keluar”

Dengan berat hati karena harus menahan rasa penasarannya namu berkata “eoh hyung” kemudian menutup pintu.

“oppa, aku yakin kau tau kalau kang ha neul meretas bukan karena dendam” ucap suzy

Sunggyu memandang yeoja itu “eoh”

“dan kau pasti sudah mencurigai seseorang” ucap suzy lagi

“sebenarnya beberapa orang”

Suzy mengerutkan dahinya “kau tau motif sebenarnya?”

“sepertinya begitu” jawab sunggyu santai

“kalau begitu kenapa kau tak katakan pada kami. Kau menyulitkan kami hyung” ucap myungsoo kemudian

“aku baru tau pagi tadi setelah bertemu dengan perdana menteri” jelas sunggyu

“jadi?” tanya myungsoo

“suzy-ah, jelaskan dulu apa yang kau pahami biar aku yang menambahkan kekurangannya”

“aigoo, kau menguji kemampuanku oppa” ucap suzy sambil menaikkan sebelah alisnya dan tersenyum miring “aku baru saja bertemu dengan hoya oppa di kedai kopi. Dan aku juga melihat dongwoo oppa duduk di sudut ruangan.”

“ahh, jadi dia menemuimu di kedai kopi” ucap sunggyu

“kemudian sebuah pemikiran melintas di otakku. Kalian baru saja mengenal kami, kami sebenarnya bukan orang yang tak bertanggung jawab, tapi dilihat dari pekerjaan kami sebelumnya, bukankah seharusnya kalian terus mengawasi kami? Tapi tak ada seorangpun mengawasiku dan myungsoo oppa. Padahal kami sedang menjalankan misi. Tapi dongwoo oppa malah mengawasi hoya oppa yang hanya minum kopi. Saat itu aku memiliki beberapa kesimpulan. Pertama, kalian menipu kami dan sebenarnya tak ada misi. Kedua, kalian percaya pada kami. Atau kesimpulan ketiga, kalian sengaja menjadikan kami umpan di misi ini.” Terang suzy “jadi, mana yang libih tepat oppa?”

“jawaban yang tepat adalah yang kedua” ucap sunggyu “aku percaya pada kalian karena aku punya puluhan alasan untuk itu. Sekarang Jelaskan, bagaimana kau tau kalau ha neul meretas bukan karena dendam”

“tak ada penjelasan oppa” suzy tersenyum “itu hanya keberuntunganku karena pertanyaanku tepat. Pertanyaan itu sebenarnya hanya untuk mencari tau mana kesimpulanku yang tepat”

Sunggyu tersenyum tak percaya “aigoo, aku dijebak seorang bae. Tapi sekarang kau tau kalau alasan sebenarnya adalah karena aku percaya pada kalian”

Suzy mengangguk paham.

“hyung bisa kau jelaskan lebih lanjut?” pinta myungsoo

Sunggyu mengambil buku catatannya “eoh. Aku memeriksa semua dokumen bersama perdana menteri. Aku akan menjelaskan tentang orang yang kucurigai saja. Ada seorang namja yang tak begitu menyukai keluarga kang. Pasalnya, kang ha neul dan ayahnya sering sekali menarik perhatian perdana menteri dengan kecerdasannya. Orang itu rekan kerja ayah kang ha neul, dugaanku orang itu yang membuat ledakan dan menewaskan tuan kang kemudian menghasut kang ha neul. Tujuannya untuk menjatuhkan nama baiknya di hadapan perdana menteri.” Sunggyu membalik bukunya

“ Yang kedua, seorang namja yang baru saja dipecat karena mencoba mencari tau data yang ditangani tuan kang. Saat itu tuan kang memergokinya dan melaporkannya pada perdana menteri.” Jelas sunggyu

“Dan yang terakhir seorang yeoja yang menggilai tuan kang. Yeoja itu bahkan pernah dengan sengaja melukai ha neul karena dia tak mengijinkannya mendekati tuan kang. Dan karena ha neul terluka, tuan kang tak mau lagi bicara ataupun dekat dengan yeoja itu. Mereka bertiga rekan kerja tuan kang. Namja pertama dan yeoja itu mengundurkan diri setelah ledakan yang menewaskan tuan kang dan seorang namja lain yang baru mulai bekerja disana selama 3 bulan juga mengundurkan diri. Menurutmu mana orangnya?”

Suzy berpikir cukup lama. “kurasa” suzy tampak ragu “bukan ketiga orang yang kau curigai oppa” myungsoo dan sunggyu menatap heran suzy. Mereka tak paham dengan jalan pikiran yeoja itu.

TBC

aku harap ini cukup bagus dan menarik buat dibaca. mian reader, aku ngepostnya lama. kemarin ceritanya pas bikin part 2, begitu setengah jadi, rasanya kok nggak pas banget. jadi berhenti nulis beberapa hari, trus baru dah nulis part 2 yang baru. jadi mian kalo lama.

makasih yang udah ninggalin komentar di part sebelumnya. aku hargai banget. finally, don’t be silent reader please

Advertisements

26 thoughts on “. . . . CRIME PART 2

  1. jadi g ada misi untk myungzy dan hoyeol? terus ngapain mereka disuruh buat tim? pemikiran sunggyu sulit ditebak tp lebih sulit lg menebak pikiran suzy. yeoja ini punya cara pandang tersendiri. yah bisa dibilang ahli analisa kali ya? tp ngemeng2 kemampuan hoya apa ya? belum pernah di ekspos kayax. masa iya cuma ngandalin tampang aja?

    Like

  2. Pemikiran suzy susah ditebak ya. Hemmm
    tes iq berapa dia dapetnya. Hehe bikin myung ama gyu tercengang gitu. Hemm ha neul nya belum muncul disini ya.
    ditunggu part 3 nya

    Like

  3. Suzy punya pemikiran yg sulit ditebak, apa pemikiran Suzy benar nantinya? sepertinya begitu 🙂
    Sebenernya misi apa yg mereka jalankan? Kenapa Sunggyu bilang itu bukan misi? bingung… 😦
    Next partnya sangat ditunggu, gomawo author 🙂

    Like

  4. jujur aku masihh agakk bingung thorr mungkinn karenaa masihh part part awall kalii yaaa
    next partt akuu tunggu ohhyaa you and I kapann dilanjutt thor?

    Like

  5. aigoo hoya cemburu kkk #kyeopta
    myung jg sneng bsa stu tim sm suzy apa myung jg sk sm suzy???
    yaampun ha neul bnr orng yg waspada smpe” dpsang bnyak cctv ckckck
    NEXT PART 😀

    Like

  6. akhirnya keluar jg part 2 nya
    siapa dong kalau bukan 3 org itu? aduh myung pasangan yg cocok sama” cerdas
    owh ya ditunggu kehadiran kang ha neul
    fighting!!!

    Like

  7. wah ini sungguh mnarik thor,nan jhoa.myungzy pintar bnget ya,jdi kepo….pmikiran zy apa ya koq dia gk stuju dgn pmikiran gyu???next.oh..ya thor ni ff ku promote kan ke fb ne??

    Like

  8. Aigoo aku suka sekali dengan jalan cerita ini, hohoow
    lagi enak2 baca tiba2 tbc, author mah gitu suka banget bikin org penasaran dengan lanjutan kisahnya, heheee…..
    Aigoo bahkan kepintaran myungsoo masih kalah dengan kejeniusan suzy, heheee
    fighting ne thor;)

    Like

  9. Suzy keren banget disini
    jalan pikirannya itu loh benar” mengagumkan dan tepat sasaran
    myungsoo juga keren hanya lebih kerenan suzy sedikit yah mungkin karena suzy salah satu perempuan yg bisa melakukan hal itu.

    Next partnya ditunggu author Fighting

    Like

  10. rada bingung thor.tp suka ceritanya..,
    suka couple myungzy d ff ini.. yg satu jenius yg satu lagi pikiranya sulit d tebak dan jeli mlihat situasi..

    hahaha..cie bang hoya cmburu sma myungsoo yeth,.

    Like

  11. ih keren.bgt jalan ceritanya sulit ditebak kira2 suzy tw g y pelakunya….nextnya ditunggu…btw hoya apa keahliannya??

    Like

  12. hihi.. aq gk ngerti part ini 😀 yg aq bingung knp hoya yg di awasin sdangkn yg lain gk.. apa hoya ada hbungan’a sama haneul

    Like

  13. weh weh weh. aku masih belum ngerti alurnya sih. tapi seru. bikin penasaran. nextnya ditunggu kak. semangat buat ngelanjutinnya ….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s