Gallery

. . . . GRAY CIRCLE PART 2

cats

Title : gray circle
Cast : Bae Suzy, kim woo bin, kim myungsoo, lee sungyeol
Other Cast : _¿_
Scriptwriter : bluebyta
Genre : family, Romance
Rating : PG 17
Lenght : Chaptered

Disclaimer : cerita ini merupakan karya dan hak milik penulis akan tetapi tokoh dalam cerita merupakan milik orang tua dan agensi masing-masing. Tidak ada pelanggaran yang dimaksudkan dalam penggunaan tokoh selain untuk cerita.

mian baru bisa lanjutin ff ini setelah sekian minggu, jadwal kuliah padet banget dan cuma bisa nulis pas lagi libur kuliah. jadi intinya, happy reading and sorry for typo

***

Jam di dinding baru menunjukkan pukul lima pagi tapi kim myungsoo sudah siap dengan mobilnya. Untuk hari ini hingga seterusnya dan entah sampai kapan, namja itu akan sibuk mengurus yeoja bernama bae suzy atau lebih tepatnya kim soo ji. Entahlah, myungsoo sendiri tak mengerti kenapa dia bisa dengan suka rela membantu woo bin dengan urusannya yang memusingkan kepala. Bukankah akan lebih baik baginya kalau dia duduk di kantor mengerjakan laporan dan hidup dengan normal.

Namja itu berada dalam mobilnya, menyusuri jalanan seoul yang mulai terjaga. Matanya yang menatap lurus ke depan pada dasarnya tak bisa fokus ke jalan. Pikirannya terus saja mengganggu. apa? Tentu saja dia berdebat dengan dirinya sendiri.

Myungsoo pov

Kenapa aku mau mengurus yeoja menyusahkan itu? Tentu saja karena kim woo bin. Kenapa aku harus membantu woo bin? Karena woo bin atasanku. Lalu kenapa kalau woo bin atasanku? Tidak bisakah aku bersikap normal seperti pegawai yang lain? Tidak. Kenapa tidak? Sial, aku tak tau alasannya. Aku hanya, tertarik. Rasanya seperti ada benang yang kusut yang ikut menjeratku. Tapi kenapa aku harus ikut campur. Kenapa aku harus tertarik.

Myungsoo pov end

***

Suzy merasakan udara dingin menyentuh kulitnya. Tangannya mencoba meraba sekitarnya, mencari selimut yang memang sejak semalam tak dia kenakan. Yeoja itu mulai jengkel saat tangannya tak bisa menemukan selimut dimanapun.

“aissshhh, chuwo” lirihnya kemudian mendekap dirinya sendiri dengan kedua tangannya

Kim myungsoo yang sedari tadi mengamati yeoja itu, yang sengaja mematikan penghangat ruangan dan menyembunyikan selimut akhirnya menghela nafas pelan “harusnya kau bangun, bukan malah memeluk dirimu sendiri sambil meringkuk” lirihnya. Myungsoo beranjak dari tempatnya berdiri, langkahnya terhenti di depan pintu lemari es. Diambilnya sebotol air mineral dan itulah awal dari perjalanan suzy.

***

Woo bin terbangun dari tidurnya. Masih dengan pakaian kantor dan tumpukan dokumen yang tak beraturan. Dia meregangkan badannya yang terasa sangat pegal, pasalnya dia hanya tidur selama 2 jam dan itupun di kursi kerjanya. Namja itu melirik ponselnya kemudian bergumam “apa yang dia lakuakan”.

Dibukanya kunci layar ponsel miliknya, seketika foto soo ji muncul disana “bersikaplah baik, neo arra” ucapnya. Woo bin menekan angka 2, Panggilan cepat.

“yeobseyo” terdengar suara seorang namja

“naya, kim woo bin”

“ah, ne”

“kau di jepang?” Tanya woo bin

“eoh hyung. Sebentar lagi aku harus menemui ayahmu”

“sudah kubilang jangan terlalu patuh padanya. Kau tau orang seperti apa dia. Dan aku tak mau dia mengusik adikku”

“arra hyung, tapi kurasa beliau hanya ingin tau keadaan soo ji”

“lee howon, kau keras kepala. Kubilang tidak. Kemarilah, aku juga di jepang, kau harus sampai dalam 10 menit”

Woo bin mematikan sambungan telepon kemudian mengaktifkan GPS di ponselnya.

***

suzy yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya dengan selembar handuk membungkus tubuhnya tersentak ketika namja bernama kim myungsoo berteriak “Yaa, kau tak tau malu eoh, bagaimana bisa kau tak berpakaian saat ada seorang namja di kamarmu”

“memangnya apa salahku, ini adalah kamarku. Satu-satunya yang bersalah disini adalah kau. Namja gila yang masuk ke kamar yeoja pukul 5 pagi dan menyiramnya dengan air dingin” omel suzy

“aisshhh” myungsoo mengambil selimut yang baru 5 menit yang lalu ia letakkan dan membungkus yeoja di depannya rapat-rapat “ganti bajumu segera, aku menunggumu di bawah” ucapnya kemudian pergi

“cih, siapa peduli” balas suzy dengan tatapan tajamnya yang mengiringi kepergian myungsoo. Dengan santai ia menghampiri almari pakaiannya dan memadu padankan pakaian. Sesaat kemudian suzy menghentikan pergerakannya “sebenarnya siapa dia” pikirnya

***

Woo bin baru saja selesai membasuh wajahnya saat ia mendengar ketukan pintu. Dibalik pintu terlihat hoya yang sedang menunggu dengan raut wajah begitu cemas. Woo bin menekan sebuah tombol di samping mejanya dan pintu itu terbuka.

“mian hyung aku terlambat”

“dua menit, waktu yang sangat lama. Sudah kuberitahu padamu untuk membuang ekspresi buruk apapun tepat saat kau menginjak halaman kantor ini bukannya saat kau masuk ruanganku”

Hoya memutar arah pandangnya, dilihatnya pintu ruangan woo bin yang transparan dari dalam sial aku lupa tentang hal ini. Memaluka. Sekarang dimana lagi aku akan kena pukul. Aishh sial, yang terakhir kali bahkan massih bisa kurasakan

“berhentilah mengumpat. Duduklah”

Hoya duduk di sofa sementara woo bin menuangkan anggur putih dingin ke dalam dua gelas kaca kesayangannya.

“santai sedikit dan minumlah, ini hadiah atas kerja kerasmu”

Hoya menatap woo bin curiga “kau tidak sedang berniat membuatku mabuk dan mencari informasi dariku kan hyung”

Woo bin tersenyum miring “pikiranmu kotor sekali. Aku hanya harus bertanya kalau aku ingin tau. Kenapa harus susah payah membuatmu mabuk?”

Hoya merilekskan tubuhnya dan menyandar di sofa “kau benar juga”

“jadi? Apa yang kau dapat?”

“eyyy hyung, aku bahkan belum menghabiskan anggurku” hoya meletakkan gelasnya “akhir-akhir ini ada namja yang diam-diam mengikuti soo ji”

“sama sepertimu eoh? Dia kim myungsoo. Aku yang menyuruhnya”

Hoya tersenyum canggung “jadi dia orangmu? Untung saja aku belum melapor ke ayahmu”

“kubilang berhentilah mengikuti orang itu. Dia juga salah satu penyebab dari masalah ini. Apa lagi yang kau punya?”

“namja bernama sungyeol, dia juga suruhan. Dari ibumu”

“ck, sudah kuduga. Sekarang kau membantuku bukan membantu orang lain. Kau harus mengawasi sungyeol sementara myungsoo tetap menjaga suzy”

“kelihatannya cukup sulit. Namja itu ada bersama adikmu sejak tiga tahun yang lalu. Mungkin saja adikmu mencintainya dilihat dari berapa sering mereka melakukan….”

“haissh, tutup mulutmu, aku tak mau mendengar hal itu. karena itulah, sekarang tugasmu menjauhkan namja itu dari adikku. Aku tak mau dua orang pembuat masalah itu merusak adikku”

“ayahmu dan ibumu hyung. Dan lagi, sepertinya ibumu cukup berbaik hati dengan tidak melibatkan suzy pada bisnis kotornya”

Woo bin memandang hoya dengan pandangan yang tak diketahui artinya “mungkin kau benar dia beruntung, tapi hanya sejauh ini. Firasatku mulai tak baik akhir-akhir ini. Lihatlah bagaimana dia begitu polos dan belum dewasa” tatapannya sedikit melemah “kalau saja mereka berdua bersih dan tidak saling meninggikan ego mereka, semua masalah tak akan terjadi”

“kau benar, aku juga merasakannya. Karena ayahmu mengirimku mengawasinya dan namja bernama sungyeol itu sudah tiga tahun bersamanya. Kalau kau kalah dalam pelemparan dadu ini, kau takkan bisa selamatkan adikmu.” hoya memeriksa ponselnya “aku harus kembali ke ayahmu kemudian mengambil penerbangan menuju korea”

Woo bin mengerutkan dahinya “tenanglah hyung. Aku dipihakmu”

“kau memang bisa diandalkan, sekarang pergilah. Banyak yang harus kuselesaikan disini” ucap woo bin, pandangannya tertuju pada sebuah lukisan yang menggambarkan dirinya soo ji dan kedua orang tuanya yang tengah tersenyum bahagia. Woo bin menghembuskan nafas berat “kuharap apa yang ada di lukisan itu nyata”

***

Myungsoo terus saja mengikuti suzy sementara yeoja itu berbelanja untuk menambah koleksi tas dan sepatunya. Suzy mulai sedikit terusik saat beberapa pasang mata menatap aneh ke arahnya

Yeoja itu menghela nafas “ya, apa kau seorang penguntit? Sebenarnya siapa yang menyuruhmu mengikutiku? Geu ajushi eoh?”

myungsoo menatap suzy datar “woo bin hyung yang memintaku”

suzy mengerjapkan matanya beberapa kali, ia tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar “woo bin? Kim woo bin? Nae oppa?”

“eoh” jawab myungsoo tetap dengan wajah datar sementara yeoja di hadapannya tersenyum bahagia

“woahh, dia benar-benar peduli padaku” ucap suzy senang yeoja itu spontan menggandeng lengan myungsoo “kalau begitu kau harus menjagaku. Kapan kau melapor padanya? Katakana aku merindukannya. Suruh dia cepat pulang eoh. Dan bilang kalau dia tak boleh dekat-dekat dengan geu ajushi. Haisshh, dia seharusnya tinggal bersamaku dan eomma” oceh suzy panjang lebar sambil terus berjalan

Tanpa sadar myungsoo terus saja memandang yeoja di sampingnya itu. yeoja yang menyedihkan, kenapa kau harus begitu polos. Pantas saja hyung selalu khawatir padamu.

***

Myungsoo tengah duduk di kursi kemudi, ia menginjak pedal gasnya dalam-dalam. Sementara di kursi samping, bae suzy yang tengah tertidur lelap tak terusik sedikitpun. Sesekali yeoja itu menggumam tak jelas. Sebuah dering ponsel mengalihkan focus namja  itu. kim woo bin.

“yeobseyo”

“eodiga?”

“di jalan hyung. Menuju rumahmu”

“dengan soo ji?”

“eoh”

“jaga dia baik-baik. Hubungi aku kalau kau sudah di kamarku”

“ne hyung”

Myungsoo mematikan hands free-nya bertepatan dengan mobilnya yang memasuki halaman rumah suzy. namja itu mencoba membangunkan yeoja disampingnya tapi suzy hanya menggerang kecil kemudian bergumam “belum sungyeol-ah, aku mengantuk, ini belum waktunya bangun”

myungsoo mengerutkan keningnya “sebenarnya seperti apa hubungan kalian” ucapnya kemudian menggendong suzy. yeoja itu melingkarkan kedua tangannya di leher myungsoo. Myungsoo yang merasa sedikit tercekik mencoba melepaskan diri tapi suzy makin mengeratkan pegangannya membuat myungsoo mempercepat langkahnya.

Namja itu sedikit terengah, bukan karena lelah harus menggendong suzy tapi karena dirinya yang tidak bisa bernafas dengan baik karena yeoja itu. myungsoo mencoba meletakkan suzy selembut mungkin tapi nyatanya dia terlalu lelah untuk itu, alhasil tubuh suzy terhempas dengan kasar.

“aisshh kau benar-benar menyusahkan. Baiklah kau sudah sampai nona, sekarang lepaskan tanganmu” ucap myungsoo sambil mencoba melepas tangan suzy dari lehernya.

“chakaman sungyeol-ah, dengarkan aku” ucap suzy dengan mata yang tetap tertutup “aku rindu uri appa, tapi geu ajushi orang yang jahat. Eomma bilang begitu padaku. Aku harus membawa oppaku kembali sebelum dia menjadi jahat seperti geu ajushi” ucapnya “tapi aku ingin bertemu uri appa, aku ingin merasakan pelukannya. Mungkin saja pelukan appa sehangat pelukanmu. Mungkin” ucapnya. Sebuah senyuman simpul terlukis di wajah manis suzy. senyuman yang malah membuat myungsoo iba, senyuman yang indah tapi terlihat menyakitkan

“jalja sungyeol-ah” ucap suzy sambil menarik myungsoo mendekat dan mengecup ringan bibir namja itu. perlahan pegangan tangan suzy mengendur, yeoja itu meringkuk di tempat tidurnya sementara myungsoo terpaku di tempatnya. Sedetik kemudian namja itu tersadar, ia beranjak dari posisinya, melepas sepatu yeoja itu kemudian menyelimutinya. Myungsoo memandang suzy sesaat kemudian melangkah pergi.

TBC

 

 

 

Advertisements

23 thoughts on “. . . . GRAY CIRCLE PART 2

  1. Woaa myung kena kisseu..
    Masih penasaran dengan peemasalahan yg terjadi di keluarga suzy dan woobin, apa yg menyebabkan woobin, appa dan eomma suzy mengiri orng untuk menjg atau memata matai suzy..ditunggu kelanjutnnya yaa.. hwaiting

    Like

  2. Masih belum paham dengan masalah keluarga Sooji dan Woobin, kenapa mereka sampai terpisah2 begitu?
    Sooji main kisseu aja, padahal itu Myungsoo bukan Sungyeol, aigoo…
    Ditunggu next partnya, gomawo author 🙂

    Like

  3. Huaaa myung wkwkwk dapet hadiah ceritanyaa
    Yaampunnn. Aigoo.hemm woo bin mau ngejagain suzy. Banyak bgt. Kasian suzy diantara orang2 jahat

    Like

  4. Sebenarnya… Apa masalah yang terjadi pada keluarga Suzy, sehingga Suzy butuh pengawasan seperti itu…. dan sepertinya justru pengawal Suzy memiliki Rasa…. Woo Bin?…

    Gomawo… Author fighting….
    *BOW* 🙂

    Like

  5. wooahhh akhiirnya updateee ….
    … myunggg dpett kiseu walaupun suzy ngiraanya sugyeol….
    penasarannn kehidupan keluargaa suzyy .. aigoo
    mrkk semua ngirimmm orggg buatt ngawasiin suzyy…

    Like

  6. woaaah myung dpet kiseu darii suzy.. kekee
    .. sugyeol suruhann ibunya …. aigo
    .. myungg suruhan appanya
    .. hoya suruhan appanya kkekee
    penasarannn kehidupannn keluargaa mrkkk .. suzy woobinn…

    Like

  7. kenapa ya kedua orang tua suzy masing masing mengirim orang untuk mengawasi suzy? manalagi mereka saling menjelek2an. siapa yang jahat? dua duanya kah. yang baik jangan jangan cuma woobin aja.

    Like

  8. Hehhh masih banyak bgt teka teki..yg dibilag suzy geu ahjussi itu appanya woobin iyaa?? Lahh yg dibilang eoma tuh eommanya woobin jg?? Trus dia penge bgt ktemu sama appany?? Appa kandungnya apakah masih hidup??
    Wuahhh myung dpt kisseu dr suzy?? Mungkin gag iya akan tumbuh perasaan di hati myung??

    Like

  9. Pingback: . . . . GRAY CIRCLE | Hanfubita

  10. Penasaran apa alesan Woobin sampe segitunya ngejaga Suzy. Eh- tapi Woobin-Suzy saudara kandung gak sih? Enggak ya kayaknya, marganya beda. Btw Myungsoo kasian banget di kira Sungyeol, tapi lumayan kan dapet free kiss dari Suzy(?) 😆😆😆

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s